Pagelaran Java Jazz tahun ini memang dipenuhi dengan berbagai musisi pop. Namun, Rio Sidik punya alasan lain tentang hal tersebut.

Kapanlagi.com – Pagelaran Java Jazz Festival 2015 yang sudah memasuki tahun ke-11 semakin berwarna dengan banyaknya penyanyi pop yang ikut meramaikan acara tahunan tersebut. Walau begitu, Rio Sidik malah mengaku senang karena musik jazz mulai banyak dapat apresiasi.

“Apresiasinya asyik. Orang Indonesia mulai banyak mengapresiasi. Banyak nge-popnya (tahun ini), tap gak apa-apa, jadi berwarna. Yang penting ada niat untuk bikin festival serta spirit Indonesia-nya,” ucap kakak dari pesinetron Dian Sidik itu sambil tersenyum.

Selama pagelaran Java Jazz diadakan, Rio mengaku jarang absen. Kalaupun dia tidak bisa tampil, biasanya hal itu disebabkan karena terbentur dengan jadwalnya bermain di berbagai negara.

Bagi Rio, banyaknya musik pop malah memberikan warna yang berbeda pada JJF 2015. Setuju? ©KapanLagi.com/Sahal FadhliBagi Rio, banyaknya musik pop malah memberikan warna yang berbeda pada JJF 2015. Setuju? ©KapanLagi.com/Sahal Fadhli

“Sepanjang pagelaran Java Jazz diselenggarakan, saya gak main cuma 4 kali. Iya, sisanya saya main terus di acara ini,” ujarnya.

Peniup terompet yang belum lama mengeluarkan album bertajuk THE SOUND OF MYSTICAL VIBE itu membawakan 7 buah lagu andalannya di Java Jazz Festival 2015. Namun, Rio mengaku kalau dirinya merasakan suasana yang berbeda. Apa itu?

“Dibandingkan tahun lalu, sekarang makin banyak orang yang dengerin musik. Lebih banyak orang dengerin musik itu berarti lebih bagus,” pungkasnya.

Apa kamu punya pendapat yang berbeda dengan Rio Sidik? Kasih komentar kamu di sini ya.